Skip to main content
berkurban

Hewan Kurban di Mukomuko Capai 1.358 Ekor

Mukomuko (AMBONEWS) - Jumlah masyarakat Kabupaten Mukomuko yang berkurban pada tahun 2021 ini cukup banyak kendati masih masa Pandemi Covid-19. Dari data yang disampaikan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko jumlah hewan kurban yang tersebar di 15 Kecamatan sebanyak 1.358 ekor

“Jumlah hewan kurban tahun ini sebanyak 1.358 ekor,”ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko, Darmanto melalui Kasi Bimas Islam, Peri Irawan, Rabu (21/7/21).

Adapun rincian hewan kurban di Kabupaten Mukomuko pada tahun ini yaitu 71 ekor kerbau, 1038 ekor sapi dan 249 ekor kambing. Dari data yang ada jumlah kecamatan yang paling banyak memotong hewan kurban yakni Kecamatan Penarik sebanyak 173 ekor, terdiri dari 1 ekor kerbau, 147 sapi dan 25 ekor kambing. Kemudian disusul Kecamatan Kota Mukomuko sebanyak 139 ekor hewan kurban terdiri dari 2 ekor kerbau, 130 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Terakhir, Kecamatan  Lubuk Pinang sebanyak 131 ekor terdiri dari 4 ekor kerbau, 114 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

“Kalau untuk jumlah hewan kurban jenis kerbau yang paling banyak yakni di Kecamatan Teramang Jaya dan Ipuh. Kalau Ipuh sebanyak 27 ekor dan Teramang Jaya 28 ekor,”jelasnya.

Peri merincikan jumlah hewan kurban setiap kecamatan yakni Kecamatan Pondok Suguh sebanyak 119 ekor, Air Manjuto 119 ekor, Air Dikit 21 ekor, Sungai Rumbai 130 ekor, Malin Deman 19 ekor, Teramang Jaya 68 ekor, XIV Koto 109 ekor,  Ipuh 91 ekor, Selagan Raya 33 ekor, Teras Terunjam 62 ekor, Air Rami 95 ekor dan V Koto 49 ekor.
Ditambahkan Peri bahwa dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini panitia dan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Agama.

“Alhamdulillah mayoritas panitia dan masyarakat dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban tetap menerapkan protokol kesehatan,”demikian Peri.

Hewan kurban yang telah disembelih ini sehat tidak ditemukan hewan yang sakit atau terjangkit penyakit atau virus Jembrana. Hal ini lantaran telah dilakukan pemerikasaan oleh Dinas Pertanian terhadap hewan yang akan disembelih untuk kurban di daerah ini.

“Dari hasil pemerikasaan kesehatan hewan oleh para petugas di lapangan tidak ditemukan hewan yang sakit atau terjangkit penyakit Jembrana. Semua sehat,” ungkap Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Apriansyah melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Warsiman.

mgids