Skip to main content
Gubernur Bengkulu saat menyerahkan LKPD Ke BPK RI Perwakilan Bengkulu.

Aset Sering Menjadi Kendala, Gubernur Harapkan Provinsi Beserta Seluruh Kabupaten/Kota Raih WTP

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu, Provinsi Bengkulu beserta Sembilan Kabupaten Satu Kota diharapkan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Kita sudah menyarahkan laporan keuangan unaudited untuk diperiksa oleh BPK, ini tahun buku 2019, ya tentu kita berharap kembali mendapatkan opini WTP, juga diikuti dengan sembilan Kabupaten satu Kota," sampai Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usi penyerahan LKPD, Jum'at (13/3).

Sebab, hal ini menyangkut pengelolaan keuangan daerah dan yang sering kali diganjal dengan persoalan aset daerah yang kurang pemberdayaan.

Karena persoalan aset ini masalah yang sudah sangat lama, busa dikatakan sudah sangat kronis sekali, seperti aset tetap bangunan dan tanah bahkan aset tidak tetap yang memang sering kali barangnya ada, administrasi penduduknya tidak ada, administrasinya ada, barangnya tidak tahu tempatnya dimana, kemudian kadang-kadang juga nilai ekonominya juga tidak diketahui.

"Kita sudah berulang kali membentuk tim khusus penataan aset, agar ini betul-betul mencerminkan nilai yang sesungguhnya dalam buku neraca aset," Pungkas Rohidin. (Nay)