Skip to main content
Gubernur

ASN Jangan Gaptek, Korupsi, dan Pakai Narkoba

Bengkulu (AMBONEWS) - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta aparatur sipil negara (ASN) tidak gagap teknologi (Gaptek) menghadapi situasi sosial. 

Hal ini gubernur sampaikan seusai melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat administrasi di lingkungan Provinsi Bengkulu, Senin (12/7/21).

Dalam amanatnya, Gubernur Rohidin tekankan pejabat wajib melek teknologi dan juga sentifitas sosial.

"Kemajuan teknologi informasi tak bisa dihindarkan, maka sebagai ASN wajib menguasai teknologi. Kemudian, sebagai abdi negara harus miliki sensitivitas sosial, setidaknya mulai dari lingkungannya masing-masing," ucap Rohidin.

Rohidin juga menugaskan ASN agar menggunakan akun media sosial untuk dapat merespon informasi dari masyarakat juga menyebarkan informasi akurat dari pemerintah.

Tak hanya itu, pejabat yang baru dilantik juga diminta lakukan riset pada lingkungan sekitar, untuk memastikan persoalan mendasar di masyarakat bisa tertangani.

"Kita tugaskan agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, apa lagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Selain sensitivitas sosial, masyarakat juga harus merasakan hadirnya negara di tengah persoalan yang mereka hadapi," tutur gubernur yang juga mengingatkan, pejabat harus bisa menjadi tauladan dan menjaga integritas.

Di hadapan 134 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, gubernur juga meminta ASN melanjutkan penerapan Pakta Integritas pejabat, yakni untuk tidak korupsi, tidak terlibat peredaran Narkoba dan tidak melanggar aturan ASN.

"Pakta Integritas tetap diterapkan, karena ini untuk membangun kultur antikorupsi, anti Narkoba. Sedangkan sensitivitas sosial dan responsif terhadap persoalan mendasar di masyarakat adalah tuntutan sebagai abdi negara. Termasuk inovasi dalam bekerja secara profesional tentunya," pungkas Rohidin.