Skip to main content
Bank bengkulu

Baca Baik-baik, Ini Cara Transaksi Non Tunai OPD Pada Bank Bengkulu

Bengkulu - Bank Bengkulu melaksanakan sosialisasi uji coba sistem aplikasi OPD Non Tunai di Kabupaten Lebong, Selasa (23/7/2019). Kabupaten ini dipilih sebagai pilot project aplikasi OPD Non tunai dikarenakan sudah banyak transaksi Nontunai sejak 2018 lalu yang diterapkan dan dinilai lebih teratur.

Aplikasi OPD nontunai merupakan bentuk digital dari transaksi. Sistem aplikasi OPD non tunai tersebut membantu proses kegiatan di Pemerintahan. Terlebih dalam bertransaksi para pegawai tidak perlu bersusah payah untuk datang ke Bank.

Corporate Secretary Bank Bengkulu, Roby Wijaya, SE menjelaskan, sebelum adanya aplikasi OPD Nontunai, OPD datang ke Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk mengurus syarat hingga menjadi SP2D. Kemudian, langsung dibawa ke Kas Daerah (Kasda) Online untuk dilakukan pembukuan dan di approve oleh pihak Bank.

Namun, setelah adanya aplikasi OPD non tunai, masing-masing OPD bisa melakukan transaksi baik melalui PC Komputer, Laptop maupun Android. Dengan cara bendahara pengeluaran memasukkan kode dan jenis transaksi. Lalu memasukkan nominal kedalam aplikasi OPD Non tunai.

Setelah itu, KPA atau Kepala Dinas yang akan diikat dengan MoU oleh Bank sebagai pemegang akun dan akan melakukan Aproval. Proses tersebut akan tercatat diaplikasi untuk selanjutnya dikabarkan ke pihak Bank.

Oleh pihak Bank, pencairan akan dilakukan langsung ke rekening masing-masing sesuai input dari bendahara dan sudah diverifikai kepala OPD atau yang ditunjuk kedalam MoU dengan menggunakan kartu barcode yang khusus dicetak untuk satu OPD dan hanya di scankan dikomputer atau android.

"Setelah proses aproval kembali oleh pihak Bank pada aplikasi, maka uang sudah bisa ditarik atau ditransaksi lain melalui Mobile Banking Bank Bengkulu atau ATM,"jelasnya.

Roby menambahkan, aplikasi tersebut akan diuji terlebih dahulu di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong. Lalu baru ke seluruh OPD Kabupaten Lebong. Selanjutnya kedepan baru akan dilauncing ke seluruh Kab/Kota se-Provinsi Bengkulu.

"Jadi dari uji coba ini, Bank akan memperbaiki sistem kelengkapan yang dibutuhkan bendahara untuk di uji kembali sebelum launching,"pungkasnya.