Skip to main content
Debat Kandidat Pertama, Ini Paparan Visi Misi dan Program Kerja 3 Paslon Cagub Cawagub Bengkulu

Debat Kandidat Pertama, Ini Paparan Visi Misi dan Program Kerja 3 Paslon Cagub Cawagub Bengkulu

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Debat kandidat pertama calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tahun 2020, ketiga pasangan calon (paslon) paparkan visi misi serta program kerjanya jika terpilih menjadi pemimpin Provinsi Bengkulu.

Paslon nomor urut 01, Helmi Hasan - Muslihan Diding Sutrisno paparkan visi misinya ketika terpilih menjadi Gubernur akan mewujudkan Bengkulu yang religius bahagia kebahagiaan itu diinginkan oleh seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu, apakah itu petani, nelayan, janda tua, lansia maupun anak yatim menginginkan kebahagiaan.

"Maka dari itu, seorang Gubernur itu diberikan amanah berupa APBD uang rakyat bukan uang pribadinya Gubernur sehingga tidak boleh APBD itu hanya mencantumkan selera para pejabat, tetapi juga harus mencantumkan selera masyarakat yang ada di desa terutama karena desa-desa itu kurang lebih ada 1513 desa di provinsi ini itu adalah wilayah Provinsi Bengkulu sehingga persoalan pertama yang diinginkan masyarakat di desa ketika Helmi berkunjung ke desa, ada infrastruktur jalan masih banyak sekali jalan-jalan yang hancur di Ulu Talo misalnya, kami berkunjung ke sana jalannya Masya Allah sungguh sangat Perlu diperbaiki begitupun ketika berjalan di Mukomuko dan Bengkulu Utara hampir seluruhnya jalan-jalan kita juga mengalami kerusakan tanah dan penuh perhatian begitupun anggaran perangkat desa dan perangkat desa nya belum pernah dipraktikkan oleh APBD Provinsi Bengkulu sehingga Insyaallah Helmi Hasan jadi gubernur 1% minimal dari APBD provinsi itu akan kita gelontorkan untuk perangkat desa dan kita juga mencatat disini Bagaimana kemudian hak-hak para anak-anak yatim yang ada di provinsi hari ini juga sedikit terabaikan maka ke depan Insya Allah yang menjadi gubernur wakil gubernur maka suruh anak-anak yatim di Provinsi Bengkulu apapun suku agamanya akan diangkat anak oleh Gubernur wakil gubernur yang menjabat provinsi yang ada dan juga dari APBD kita akan dibelikan makanan uang pakaian kepada janda tua dan 1A hingga kemudian mereka juga bisa merasakan dampak negatifnya itu," Sampai Helmi Hasan.

Sementara calon Wakil Gubernur Bengkulu Muslihan DS nomor urut 01, Muslihan DS memaparkan program kerjanya saat terpilih nanti, dengan tadi visi dan misi yang telah disampaikan bahwa Helmi - Muslihan berprinsip bahwa 100% jalan provinsi harus mulus dan Helmi - Muslihan menyiapkan juga 100.000 hektar lahan produktif untuk meningkatkan pertanian dan 100000 ekor sapi kerbau sesuai dengan daerahnya.

"Disamping itu, kita akan menyiapkan satu desa satu ambulans dan juga satu desa minimal ada 1 hafiz, yang juga perlu diperhatikan bahwa siswa SLTA gratis untuk semua persekolahan, disamping itu kami peduli terhadap janda maupun terhadap anak-anak dan juga terhadap instabilitas terwujudnya transportasi udara serta tersedianya air bersih, lampu jalan, sarana olahraga, seni dan budaya dan titik gratis di setiap desa demikian juga kami menyiapkan pabrik untuk mengolah hasil pertanian perkebunan dan juga Balai raya dan mobil dinas Setiap Sabtu Minggu dipergunakan untuk rakyat demikian juga kami menyiapkan setiap 1 Kecamatan satu rumah sakit mini menyediakan penginapan gratis bagi masyarakat desa yang dirawat di minus dan tujuannya juga pelayanan rumah sakit yang terbuka terindah di dunia serta melaksanakan udah rumah agar benar-benar masyarakat budaya serta haji gratis bagi imam dan khotib," Papar Muslihan.

Untuk paslon nomor urut 02 Rohidin Mersyah - Rosjonsyah, berkomitmen untuk mewujudkan Bengkulu yang maju sejahtera dan hebat, yang selama ini sudah Rohidin jalankan dimasa pemerintahannya menjadi Gubernur Bengkulu definitif dan akan beliau tuntaskan dalam periode kedua kepemimpinannya sebagai gubernur nanti.

Rohidin menjelaskan, Bengkulu akan maju jika ada integrasi dan konektivitas program yang berskala nasional, regional dan lokal. Maka pengembangan kawasan Pelabuhan Pulau Baai yang terintegrasi dengan bandara Fatmawati dan ditunjang lapangan udara, angkatan laut terkoneksi dengan tol kawasan tengah Pulau Sumatera ini memastikan bahwa Pulau Baai akan menjadi pintu gerbang ekonomi Bengkulu dan kawasan tengah Pulau Sumatera harus didukung dengan penguatan kelembagaan pemerintah baik vertikal maupun perguruan tinggi.

"Bagi saya, di samping hilirisasi produk pertanian di lakukan secara masif inilah Bapak Ibu sekalian yang menjadi awal kemajuan Bengkulu yang sesungguhnya, di samping itu kita membuat program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat agar masyarakat Bengkulu betul-betul sejahtera, yakni Kartu Bengkulu Sejahtera yang kita peruntukkan bagi masyarakat Bengkulu yang belum mendapatkan kartu Indonesia Pintar, kartu Indonesia Sehat maupun bantuan pangan non tunai gratisan," Sampai Rohidin.

Selain itu, untuk siswa SMP, SMA sampai Madrasah Aliyah semua di gratiskan untuk tingkat SMA nya termasuk pemberian beasiswa kepada para mahasiswa yang berprestasi, pasangan Duo R ini juga menghapuskan pajak kendaraan bermotor roda dua, menyeragamkan siltap kepala desa, BPD dan perangkat desa.

"Meningkatkan kesejahteraan rakyat kemudian honorer Provinsi Bengkulu adalah cinta dia betul-betul untuk masyarakat Bengkulu dan dalam kesejahteraan masyarakat," Tukasnya.

Ditambahkan calon Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 02 Rosjonsyah, visi misi para calon ini harus ada dasar-dasarnya, ada 14 variabel, yang pertama adalah kebijakan, yang kedua penempatan Man on the right place, yang ketiga infrastruktur di segala bidang harus jelas.

"Saya pengalaman Bupati dua periode, saya bisa muter sistim government di dalam satu sistem birokrasi, di situ sudah menggunakan aplikasi semua, tidak ada manual lagi, jadi melihat dari situ penyerapan anggaran opininya kalau saya breakdown langsung dengan petugas tanya dan jadi bahan evaluasi untuk mutasi ASN bukan berdasarkan politik. Visi misi ini bisa berjalan kalau saya di percaya oleh masyarakat Bengkulu untuk jadi wakil gubernur, saya akan mengawasi kinerja ini sampai berjalan sesuai dengan harapan masyarakat walaupun banyak janji kita tapi kalau tidak tidak berjalan ini akan kecewa juga masyarakat," Kata Rosjonsyah.

Dilain sisi, calon Gubernur nomor urut 3, Agusrin Mariono Najamudin menyampaikan visi misinya yang tidak begitu rumit, melainkan secara singkat dan padat saja.

Urusan visi misi sederhana dan singkat saja, Agusrin hanya ingin memastikan pertama perut masyarakat Bengkulu tidak boleh ada yang kelaparan, artinya harus terjamin ketersediaan sembilan bahan pokok, kedua bagaimana seluruh masyarakat Bengkulu kantongnya tebal, artinya tidak boleh ada yang menganggur yang menganggur semuanya harus bekerja dan pekerjaan atau tersedia dengan banyak ketiga dengan banyak.

Ketiga, sembilan kebutuhan bahan pokok di Provinsi Bengkulu harus murah dan gampang didapatkan, lalu yang keempat bagaimana seluruh masyarakat Bengkulu bisa tidur nyenyak, artinya harus punya rumah yang layak huni, air bersih yang cukup, listrik tidak sering mati.

"Kita juga ingin menjamin masyarakat Provinsi Bengkulu nyaman dalam beribadah, sehingga harus tersedia rumah ibadah yang baik, guru guru ngaji tersedia di seluruh pelosok Bengkulu, imam dan Kiai juga enak melaksanakan tugasnya dan terakhir harus yakin orang tua dan anak-anak muda di provinsi Bengkulu harus yakin cita-citanya dimasa depan akan tercapai," Sebut Agusrin.

Ditambahkan calon wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 3, Imron Rosyadi, mengenai program kerja paslon Agusrin - Imron, tidak terlalu banyak namun pasti, pertama soal pembangunan, peningkatan kemampuan dan kesejahteraan.

Kedua, pembangunan infrastruktur, hubungan darat, laut dan sebagainya, ketiga pembangunan sarana dan prasarana pendukung akses dalam meningkatkan produksi pemasaran produksi pertanian dan Perikanan, keempat pemberian stabilitas harga yang terjamin asuransi, kelima pemberian fasilitas kepada para ulama agama dan sebagainya.

"Selanjutnya, membangun dan mengembangkan pusat-pusat penemuan baru dan Kawasan Industri sesuai dengan potensi kabupaten kota yang ada, yang terakhir membangun destinasi dan produk pariwisata berbasis budaya dan berpihak kepada rakyat yang terintegrasi dan konektivitas antar kabupaten kota pariwisata dengan kekuatan yang lebih baik," Jelas Imron.

 

Nay