Skip to main content
Fisiologi Epidiologi Dinkes Mukomuko.

Penderita HIV di Mukomuko Tersisa 8 dari 30 Kasus

AMBONEWS.COM, Mukomuko - Kondisi terkini jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Mukomuko, menurut data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko dari tahun 2019 hingga awal 2020 mencapai 30 kasus.

Dari data tersebut, saat ini tercatat pasien pengidap HIV/AIDS yang masih tersisa tinggal 8 kasus lagi, sedangkan 22 kasus lainnya tercatat meninggal dunia.

"Rata-rata (usia, red) diatas 20 - 40 tahunan, atau masih di usia produktif, (antara penderita laki-laki dan perempuan, red) lebih banyak laki-laki, penderita ini berada di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko," Ungkap Asmaniar, Fungsional Epidiomologi Dinkes Kabupaten Mukomuko, Jum'at (14/2).

Data tersebut merupakan penderita yang melapor dan terdata oleh Dinkes Kabupaten Mukomuko.

Dinkes Kabupaten Mukomuko bersama pihak Puskesmas telah mengupayakan pencegahan penularan penyakit ini, seperti melakukan screening ke tempat-tempat hiburan malam, namun belum terlaksana secara efektif.

"Harusnya, kalau HIV ini kan ke masyarakat, harusnya masyarakat berperan serta melakukan sosialisasi dalam upaya pencegahan, mungkin kita nanti bisa menfasilitasi," Tambahnya.

Sebab, penyakit seperti Spilis merupakan pintu masuk untuk tertularnya penyakit HIV, karena penyakit ini adalah infeksi menular seksual, jadi ada permasalahan di bagian vitalnya.

"Itu disebabkan karena jamur, bisa bermacam-macam, ada jamur atau memang karena ada virus, Spilis ini bisa disembuhkan, berbeda dengan HIV, tetapi jika ada seseorang yang terkena spilis ini bisa menjadi pintu masuk terkena HIV, Spilis bisa disembuhkan," Pungkasnya.

Sejak tahun 2015, RSUD Mukomuko sudah bisa dijadikan tempat pengobatan pasien penderita HIV, dengan dokter pemeriksa yang telah terlatih. (Sutrimo)