Skip to main content
Patuhi Protokol Kesehatan, dr Anarulita Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

Patuhi Protokol Kesehatan, dr Anarulita Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Kian hari kasus konfirmasi positif Covid-19 kian bertambah, begitupun kasus kesembuhan dan kematian akibat wabah yang berasal dari negeri Tembok Raksasa ini.

Meski sudah akan memasuki era kebiasaan kehidupan baru atau kerap disebut New Normal, tak sedikit masyarakat yang seakan acuh akan wabah yang tengah merebak ini, seperti halnya di Bengkulu.

Seperti hari ini, tercatat kembali ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bengkulu sebanyak 2 orang, dengan total menjadi 260 kasus.

Selain itu, juga ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah 2 kasus, dengan total menjadi 24 kasus.

Menurut salah satu politikus Partai Nasdem Bengkulu, dr. Anarulita Muchtar, angka kematian karena Covid-19 di Bengkulu cukup besar, namun belum banyak terekspose secara maksimal.

Namun, dari banyaknya angka kematian yang belum terekspose maksimal ini, masyarakat yang belum sadar akan kondisi Bengkulu saat ini dan acuh dengan peraturan protokol kesehatan.

"Di Bengkulu jumlah penderita Covid-19 bertambah terus bahkan kasus kematiannya lumayan tinggi untuk di Bengkulu, tapi masih belum banyak terekspos maximal. Masyarakat masih banyak yang belum sadar kondisi sekarang. Banyak yang masih acuh dengan peraturan-peraturan new normal," Katanya, Rabu (12/8).

Berangkat darisitu, Politikus Nasdem yang berprofesi sebagai dokter ini pun mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama menjalankan aturan protokol kesehatan.

Dengan cara selalu mengenakan masker dan berani menegur sesama jika melihat ada yang masih tidak mengenakan masker, terlebih lagi saat diluar rumah.

"Mari kita sama-sama menjaga lingkungan dengan mengikuti protokoler kesehatan Covid-19, Jangan pernah lupa dan anggap remeh masker, jangan ada kata enggak enak, malu, tersinggung  atau apa lah. Ayooo pakai masker, tegur orang lain jika ada yg tidak memakai saat di tempat umum, atau jauhi!  Ayo kita hentikan virus corona dengan hidup disiplin," Imbau dr Anarulita.

 

Redaksi