Kakanwil DJPBN Bengkulu : Realisasi APBN 2021 Tidak Akan Bikin Kaget
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayan Provinsi Bengkulu Ismed Saputra menyebut bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan terjadi kembali seperti tahun lalu, yakni tahun 2020.
Pengalaman APBN tahun 2020, di awal tahun masih sepi, pada Januari hingga Maret 2020 sebuah asosiasi mendatangi Kantor DJPBN Kanwil Provinsi Bengkulu membahas terkait hunian hotel dan sebagainya.
Berangkat dari itu, Kanwil DJPBN Provinsi Bengkulu melakukan sebuah monitoring dan hasilnya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan melakukan audiensi langsung bersama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada akhir tahun 2020 kemarin.
"Ada beberapa hal yang sudah di follow up, pak Gubernur sudah bikin surat terkait pelaksanaan dana BOS, kemudian Dana Desa, kemudian kepada seluruh instansi vertikal dan juga Bupati/Walikota untuk segera melakukan lelang di akhir tahun, harusnya di Desember kemarin, kemudian peraturan-peraturan Bupati/Walikota yang terkait pelaksanaan APBD itu segera diterbitkan, karena dari tahun ke tahun hampir sama," Kata Kakanwil DJPBN Provinsi Bengkulu Ismed Saputra, Senin (18/1).
Hal tersebut, lanjut Ismed, yang akan di follow up oleh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, sehingga pada tahun 2021 ini apa yang telah dilewati pada masa awal darurat pandemi di 2020 kemarin tidak terulang kembali, sebab dari awal tahun hingga maret 2020 lalu, DAK Fisik masih ada yang belum dilakukan lelang, sehingga harus ditunda karena adanya pandemi.
"Namanya realokasi, pemotongan dan seterusnya itu situasional, tergantung situasi dan kondisi, seperti pengalaman 2020 kemarin tidak menyangka akan adanya pandemi Covid ini, kedepannya mungkin akan ada juga (realokasi anggaran, red), tetapi mungkin janji Ibu Menteri tidak akan bikin kaget lah," Tukas Ismed.
Nay