Skip to main content
Pengunduran Diri Dedy Wahyudi dari Ketua DPC Gerindra Belum Resmi

Pengunduran Diri Dedy Wahyudi dari Ketua DPC Gerindra Belum Resmi

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Bengkulu sebut pengunduran diri Dedy Wahyudi sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu belum resmi.

Seperti diketahui, publik dikejutkan dengan pengunduran diri Dedy Wahyudi sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu dengan alasan lebih memilih hubungan persahabatannya dengan Helmi Hasan, lantaran Partai Gerindra mendukung pasangan Agusrin M Najamudin - Imron Rosyadi di Pilkada Serentak 2020.

Beberapa waktu sebelum Partai Gerindra memutuskan untuk mendukung Agusrin - Imron, Dedy Wahyudi mengakui bahwa telah menyampaikan pengunduran diri secara lisan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Susi Marleny Bachsin.

“Bu Susi bisa mengerti dan memaklumi posisi saya yang sangat dilematis. Beliau guru politik saya. Bahkan beliau berpesan, kalau pun saya mundur hubungan silaturahim jangan putus,” Kata Dedy.

Namun, dikatakan Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Suharto, sesuai dengan aturan, pengunduran diri kader Partai Gerindra harus disertai dengan surat pengunduran diri secara resmi.

Suharto mengaku bahwa beliau belum menerima surat pengunduran diri Dedy Wahyudi sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu.

"Ya sesuai aturan, pakai administrasi. Pengunduran diri baru sebatas lisan, (Surat pengunduran diri, red) saya belum tahu," Ungkap Suharto saat dihubungi lagsung via pesan singkat whatsapp pribadinya, Sabtu (17/10).

Disinggung mengenai posisi Dedy Wahyudi sebagai Wakil Walikota dan saat ini menjadi Plt Walikota Bengkulu yang pada saat pencalonan, Dedy Wahyudi diusung oleh Partai Gerindra, Suharto mengatakan bahwa hal itu merupakan kebijakan pusat.

"Yaa tunggu saja jika ada barang buktinya, pusat yang ambil kebijakan," Pungkasnya.

Saat media ini mengkonfirmasi langsung kepada Dedy Wahyudi, hingga berita ini diterbitkan Dedy Wahyudi belum memberikan klarifikasi yang lebih jelas prihal pengunduran dirinya dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu.

Red