Skip to main content

Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Jakarta (AMBONEWS) - Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan-lahan mulai terungkap. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, pelaku bom bunuh diri  terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Dari data yang diperoleh keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan.

"Betul pelaku pasangam suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3/2021). 

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif dan Tangkap 13 Terduga Teroris di Jakarta-Makassar-NTB

Jakarta (AMBONEWS) - Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA. 

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021). 

MUI Bengkulu Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri

Bengkulu (AMBONEWS) - Terkait peristiwa teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Provinsi Bengkulu Prof Dr H Rohimin, menyatakan sikap mengutuk keras terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi pada hari Minggu (28/03) kemarin.

"Aksi bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar, diyakini merupakan upaya oknum tertentu untuk menimbulkan teror dan rasa ketakutan ditengah masyarakat," kata Rohimin, Senin (29/3/2021).

Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

Jakarta (AMBONEWS) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021). 

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

"Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan," katanya. 

14 Orang Luka-luka Akibat Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Jakarta (AMBONEWS) - Polri mengungkapkan ada 14 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit akibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Ada korban yang dari pihak sekuriti gereja dan kemudian dari pihak jemaat,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Minggu (28/3/2021).

Irjen Argo mengatakan total ada 14 orang yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sebanyak 3 orang dirawat di RS Stella Marris Makassar, para korban mengalami luka di bagian leher, dada, muka, tangan dan kaki.

Kapolri Minta Masyarakat Tak Panik Pasca-Bom Bunuh Diri di Katedral

Jakarta (AMBONEWS) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sigit menegaskan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami pelaku dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai aksi tersebut.

Subscribe to Bom Bunuh Diri