2 Lakalantas Libatkan Pelajar Bawah Umur, Korban Meninggal di Tempat
Bengkulu (AMBONEWS) - 2 kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terjadi dalam waktu sehari pada Sabtu (29/5/21) kemarin berlokasi di Seluma dan Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu.
Di Seluma seorang anak pria yang masih berusia 15 tak dapat mengontrol laju sepeda motor jenis Yamaha Mio yang dikendarainya dan terlindas truk.
"Musibah berupa Lakalantas terjadi kemarin sore Sabtu (29/05) sekira pukul 15.30 WIB dijalan Lintas Penghubung Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Kota Bengkulu tepatnya Kecamatan Seluma," terang Kapolres Seluma Polda Bengkulu AKBP Swittanto melalui Kasat Lantas IPTU Jangkung Riyanto dalam keterangan tertulisnya.
Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor Mio tanpa nomor polisi yang berstatus sebagai pelajar dilaporkan mengalami luka dan meninggal dunia sementara rekannya yang juga masih dibawah umur dan berstatus sebagai pelajar mengalami luka tambahnya.
Kasat lantas menambahkan, lawan yang mengendarai mobil dump truk dari arah Kota Bengkulu saat itu tidak bisa mengelak saat pengendara sepeda motor yang dalam posisi terjatuh kesebelah kiri jalan diduga akibat melakukan pengereman mendadak saat berupaya mendahului kendaraan didepan.
"Untuk kepentingan penyidikan, kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Jangkung.
Selang beberapa jam kemudian, tabrakan depan lawan depan antar sesama sepeda motor, seorang pengendara bawah umur yang masih berstatus sebagai pelajar di Kabupaten Bengkulu Selatan Sabtu (29/05/21) malam dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan dilaporkan berawal saat kendaraan bermotor Yamaha yang dikendarai pelajar yang meninggal melaju dari arah Simpang Rukis menuju Kayu Kunyit namun mengambil jalur lawan yang saat itu ada sepeda motor merk Honda yang melaju dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan.
Akibat kecelakaan ini, pengendara Yamaha dilaporkan mengalami luka berat hingga meninggal sementara rekan yang dibonceng mengalami luka ringan dan lawan pengendara motor Honda mengalami luka berat hingga patah tangan terang Kapolres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu AKBP Deddy Nata melalui Ps Paur Humas AIPDA Suharyanto.
"Masyarakat juga kita ingatkan agar lebih peduli dan melarang anak bawah umur agar tidak berkendara dijalan umum sebagai langkah pencegahan," kata Suharyanto
Sementara itu Kabid Humas secara tegas mengimbau agar seluruh pihak khususnya keluarga dapat lebih peduli dengan tidak memberikan ijin kepada anak bawah umur untuk menggunakan kendaraan bermotor dijalan raya.
Selain melanggar aturan, anak bawah umur dipastikan masih labil sehingga tingkat pengendalian emosi belum baik yang tentu berpengaruh saat mengendarai kendaraan dijalan raya.
"Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan patuh terhadap aturan," pungkasnya mengakhiri.