Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Larang Masyarakat Masuk Bengkulu Jika Tengah Demam Tinggi
AMBONEWS.COM, Kepahiang - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melarang masyarakat masuk ke daerah Provinsi Bengkulu jika dalam keadaan demam tinggi atau suhu badan diatas 37 derajat celcius.
Hal ini dilakukan Gubernur Rohidin guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 ini di lingkungan Provinsi Bengkulu, mengingat Bengkulu masih dalam kategori zona hijau.
"Terutama (masyarakat, red) yang masuk melalui pintu Empat Lawang melalui Kepahiang, Lubuk Linggau melalui Curup, ini kan ada petugas medisnya, ada Satpol PP, ada Dinas Perhubungan, ada TNI dan Polri, kita ingin pastikan diperiksa suhu badannya dan dikroscek identitasnya, kalau ada gejala kesehatan yang mengarah ke Covid-19, kemudian asal memang dari daerah terjangkit, kita pastikan kita tolak, tidak boleh masuk Bengkulu," Jelas Gubernur, usai meninjau langsung posko Covid-19 di perbatasan Kepahiang - Empat Lawang, Jum'at (27/3).
Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid menambahkan, pintu masuk dari Empat Lawang melalui Kepahiang ini memang strategis, sebab bukan hanya masyarakat dari Empat Lawang saja yang melintas dijalur ini, melainkan dari Pagar Alam, Lahat, Palembang dan lainnya.
"Disini kita yang tanggung jawabnya, nanti kita konsentrasi disini, petugasnya per tiga jam atau empat jam diganti, untuk alatnya tadi sudah ada bantuan dari Gubernur," Katanya.
Untuk pengoptimalan pencegahan penularan Covid-19 ini, Hidayatullah menegaskan dalam hal ini yang paling terpenting adalah kesadaran masyarakat itu sendiri.
Sebab, jika masyarakat tertib dan mengindahkan imbauan pemerintah untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta melapor ke posko Covid-19 apabila baru pulang dari daerah terjangkit, maka penularan Covid-19 dapat dicegah.
"Yang penting kesadaran masyarakat, seperti jangan ada dikeramaian, kalau keluar kota harus lapor ke posko, itu perlu, karena prosesnya 14 hari, kalau hari ini masuk, besok pun belum ketahuan, selama 14 hari itu akan terpapar oleh banyak orang, itulah sebabnya pentingnya kesadaran masyarakat dan kita semua," Demikian Bupati Hidayat. (Nay)