Skip to main content
Puluhan Tim Berlaga di Turnamen Free Fire Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu

Puluhan Tim Berlaga di Turnamen Free Fire Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu

Bengkulu – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno menghadirkan berbagai kegiatan untuk menghidupkan suasana bandara sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi masyarakat. Salah satu kegiatan yang digelar yakni turnamen e-sport Free Fire yang diikuti 40 tim dari pekerja bandara maupun peserta dari luar bandara.

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Bandara Fatmawati Soekarno pada Rabu (8/7/2026). Melalui kegiatan ini, pihak bandara ingin menghadirkan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga elektronik.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno, Trisna Wijaya, mengatakan turnamen e-sport tersebut menjadi ajang aktualisasi diri bagi para peserta. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan serta keterampilan peserta dalam bidang e-sport.

"Turnamen ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur keterampilan di bidang e-sport. Kami juga mengapresiasi dukungan para mitra dan stakeholder yang ikut menyukseskan kegiatan ini," ujar Trisna.

Selain turnamen e-sport, Bandara Fatmawati Soekarno juga menggelar kegiatan sosial melalui penyaluran bantuan pengembangan sanggar seni di Bengkulu. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Sanggar Seni Malabero dan Sanggar Seni Insan Lawang Budaya.

Trisna menjelaskan, bantuan tersebut merupakan implementasi Program TJSL InJourney Airports Community Upskilling For Aviation 2026 sekaligus bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pelestarian kebudayaan daerah. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu pengembangan seni budaya lokal serta mendorong sektor pariwisata Bengkulu.

"Bantuan yang diserahkan kepada Sanggar Seni Malabero dan Sanggar Seni Insan Lawang Budaya merupakan implementasi dari program TJSL InJourney Airports Community Upskilling For Aviation 2026 serta bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pelestarian kebudayaan daerah," ujar Trisna.

Ia menambahkan, keberadaan sanggar seni memiliki peran penting dalam menjaga kebudayaan lokal sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya. Dengan semakin kuatnya aktivitas budaya, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan kunjungan wisatawan ke Bengkulu.

Selain kegiatan tersebut, kawasan Bandara Fatmawati Soekarno juga diramaikan dengan bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha di sekitar bandara. Kehadiran UMKM tersebut memberikan pilihan produk bagi pengunjung sekaligus membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Trisna berharap berbagai kegiatan positif yang digelar di Bandara Fatmawati Soekarno mendapat dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar bandara tidak hanya menjadi fasilitas transportasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkulu.

Sejak Januari 2026, Bandara Fatmawati Soekarno telah menjalankan berbagai program CSR yang dirasakan langsung masyarakat. Program tersebut meliputi revitalisasi rumah ibadah, bantuan sembako, serta penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Bengkulu.