Skip to main content
Petugas Karantina mengecek kebersihan Sarang Burung Walet

Sarang Burung Walet Masih Jadi Komoditas Andalan Ekspor Bengkulu

Bengkulu (AMBONEWS) - Sarang burung walet (SBW) di Bengkulu masih menjadi komoditas andalan pasar ekspor mancanegara.

Sesuai data Layanan Terintegrasi Karantina Pertanian Bengkulu (IQFAST) selama tahun 2021 sebanyak 758,50 kilogram SBW dengan frekuensi 270 kali telah disertifikasi untuk tujuan ekspor maupun antar area.

"Baik sebagai bahan baku, maupun produk siap konsumsi permintaannya tak pernah surut. Pulau Sumatera dikenal sebagai sumber penghasil SBW berkualitas, terutama di Bengkulu" kata Kepala Karantina Pertanian Bengkulu, Bukhari, Sabtu (11/9/21).

Terbaru, Senin (10/9/21) pihaknya kembali mensertifikasi komoditas ini dengan tujuan langsung ke Taiwan (ROC) melalui wilayah kerja kantor pos Bengkulu. 

"157 kilogram SBW yang dikemas dalam 7 box kardus juga diperiksa dan disertifikasi menuju kota Medan melalui Bandara Fatmawati Soekarno" kata Bukhari. 

"SBW tersebut sebagai bahan baku yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah-rumah" lanjutnya. 

Setelah dilakukan pembersihan dan penilaian kualitas, Produk SBW siap konsumsi inilah yang nantinya ditujukan memenuhi permintaan luar negeri.

Pihaknya menyampaikan bahwa Karantina Pertanian Bengkulu siap melakukan pendampingan kepada pengusaha SBW yang ada di Bengkulu, dengan peningkatan kuantitas bahan baku maupun pemenuhan kualitas SBW siap konsumsi agar layak diterima pasar mancanegara.

mgids