Skip to main content

Temukan Virus Jembrana, Distan Berikan Vaksinasi

  Bengkulu Selatan, ewarta.co – Menindaklanjuti adanya sejumlah sapi yang mati mendadak di Kecamatan Seginim. Pihak Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, telah menurunkan tim untuk memeriksa jenis penyakit yang menyerang sejumlah sapi yang mati tersebut. “Untuk pastinya kita masih cek di lapangan. Tapi kalau dari ciri-cirinya diduga sapi itu terserang virus Jembrana,” kata Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Sukarni Dunip SP. Untuk mencegah penyebaran virus Jembrana menyerang sapi lainnya yang masih sehat. Pihaknya meminta pemilik sapi segera mengubur sapi yang sudah mati mendadak tersebut. Selain itu pihaknya juga telah memvaksinasi sejumlah sapi yang masih sehat. “Untuk mengatasi sebaran virus Jembrana kita sudah vaksinasi sapi yang masih sehat di wilayah Seginim,” katanya. Vaksinasi, lanjut Sukarni, diharapkan dilakukan seminggu kemudian setelah pemberian vaksin pertama. Para peternak diharapkan menjaga sanitasi kandang sapi supaya tidak terserang virus lagi. Dijelaskannya, virus jembrana ditularkan lewat lalat yang jangkauan terbangnya sekitar 1 kilometer. Jadi, bila ada sapi yang terserang virus jembrana, maka radius 1 km harus disterilasi, diberikan vaksin. Pencegahan penuluran virus jembrana, para peternak sapi hendaknya segera mengisolasi sapinya yang kedapatan mengeluarkan banyak cairan dan darah dari tubuhnya karena itu salah satu ciri-ciri sapi terkena virus jembrana. “Segera pisahkan dari sapi lainnya dan langsung lapor ke sini (Dinas Pertanian) akan segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (Rls)